Bogor – PSDKU Universitas Darunnajah Bogor menyelenggarakan kuliah umum dengan tema “Menghadapi Tantangan Global: Peran Mahasiswa dalam Mewujudkan Pembangunan Berkelanjutan” pada Jumat, 18 Juli 2025 melalui platform Google Meet. Kegiatan ini menghadirkan narasumber Dr. Arizqi Ihsan Pratama, S.Pd., M.Pd. selaku Direktur PSDKU Universitas Darunnajah, yang memaparkan peran strategis mahasiswa dalam membangun masa depan yang lebih berkelanjutan.
Dalam pemaparannya, Dr. Arizqi menegaskan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah upaya memenuhi kebutuhan generasi saat ini tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang untuk memenuhi kebutuhannya. Konsep ini mencakup aspek ekonomi, keadilan sosial, dan perlindungan lingkungan. Mahasiswa, dengan semangat inovasi dan idealisme, memiliki potensi besar menjadi agen perubahan yang mampu memimpin dan menginspirasi masyarakat.
Dr.Arizqi menyampaikan beberapa Tantangan Global yang Dihadapi meliputi :
- Perubahan iklim & kerusakan lingkungan seperti pemanasan global, cuaca ekstrem, dan hilangnya keanekaragaman hayati.
- Ketimpangan sosial-ekonomi yang memicu ketidakadilan dan perpecahan sosial.
- Krisis energi & sumber daya alam akibat ketergantungan pada energi fosil.
- Pandemi global yang menunjukkan rapuhnya sistem kesehatan dunia dan dampak luas pada ekonomi, pendidikan, dan kehidupan sosial.
Kemdian Dr. Arizqi memaparkan berbagai peran yang dapat dilakukan mahasiswa, antara lain:
- Advokasi & Edukasi – Mengampanyekan penggunaan energi terbarukan, ekonomi sirkular, dan edukasi dampak perubahan iklim.
- Inovasi & Teknologi – Mengembangkan teknologi ramah lingkungan dan solusi energi berkelanjutan.
- Kewirausahaan Sosial – Mendirikan usaha yang memberi manfaat ekonomi sekaligus sosial-lingkungan.
- Kebijakan Publik – Berpartisipasi dalam perumusan kebijakan berkelanjutan.
- Gaya Hidup Berkelanjutan – Mengurangi plastik, hemat energi, dan menggunakan transportasi ramah lingkungan.
Dr.Arizqi juga menyampaikan beberapa langkah nyata yang dapat dilakukan mahasiswa yaitu mahasiswa dapat mengadakan kegiatan lingkungan seperti penanaman pohon dan daur ulang, mengembangkan proyek inovatif ramah lingkungan, mendorong kurikulum berkelanjutan di kampus, serta aktif dalam forum internasional membahas isu global, melakukan kolaborasi untuk dampak lebih besar yang mana mhasiswa juga diharapkan menjadi jembatan kolaborasi antara akademisi, pemerintah, swasta, LSM, dan masyarakat. Bentuk kerja sama dapat berupa jejaring dengan LSM, magang industri, hingga lokakarya lintas sektor.
Mengakhiri kuliah umum, Dr. Arizqi menyampaikan bahwa mahasiswa adalah harapan bangsa dan penggerak inovasi untuk menjawab tantangan global. Masa depan yang berkelanjutan ada di tangan generasi muda, dan kontribusi aktif mereka sangat menentukan keberhasilan pembangunan di bidang ekonomi, sosial, dan lingkungan.


Admin/Ratu




